You are here: Home

Connect With Us

Video

Tentang Kami

 PT. KHALIF PARANAMA WIJAYA adalah Jasa anti rayap surabaya, Jasa anti rayap sidoarjo, Jasa anti rayap gresik, Jasa anti rayap malang, Jasa anti rayap pasuruan, Jasa anti rayap mojokerto, Jasa anti rayap banyuwangi, Jasa pengendalian hama tikus nyamuk kecoa semut murah surabaya, Jasa pengendalian hama tikus nyamuk kecoa semut murah sidoarjo, Jasa pengendalian hama tikus nyamuk kecoa semut murah gresik, Jasa pengendalian hama tikus nyamuk kecoa semut murah mojokerto, Jasa pengendalian hama tikus nyamuk kecoa semut murah malang, Jasa pengendalian hama tikus nyamuk kecoa semut murah pasuruan, Jasa pengendalian hama tikus nyamuk kecoa semut murah banyuwangi

 Selengkapnya ...

 

 

 

Teknik Pengendalian Hama Yang Lengkap

Pengendalian Tikus (Rodent Control)

 

Pengendalian Tikus atap (Ratus), Tikus nying-nying (Mus Musculan), Tikus Got (Ratus Argentivater), Tikus kebun (Ratus Norvegian).

Cara Pengendalian :

  • Baiting System.

Pengendalian tikus dengan cara pemberian umpan yang diletakkan dalam wadah kotak umpan (Trays Bait) dengan ukuran 10 x 7 cm khusus dengan modifikasi dua jenis rodentisida yang bersifat ACUT dan ANTI COAGULANT dengan campuran umpan garin (beras, roti kering dan jagung) yang dipasang pada sisi tembok dalam dan luar ruangan terutama pada lokasi yang banyak dijumpai indikasi untuk jalannya tikus dan juga dapat diletakkan di atas plafon.

Efek yang ditimbulkan dari perpaduan 2 (dua) jenis rodentisida tersebut. Setelah tikus makan umpan, tikus tidak langsung mati, jika tikus sedang menyusui maka anak – anaknya ikut teracuni. Disatu sisi tikus akan terserang penyempitan pembuluh darah dan akan merasakan penuaan lebih dini. Dan sisi lainnya tikus akan merasa mati tua. Modifikasi ini sangat efektif sekali mengingat untuk mengantisipasi sifat tikus yang jera umpan (Toxicant Syienens) dan gampang curiga (Neophobia).

 

 

  •  Trapping System:

Pengendalian tikus dengan menggunakan perangkap dan lem adalah cara yang memang cepat terlihat, tetapi hal ini tidak berlangsung lama karena tikus mempunyai sifat gampang curiga atau neophobia dan sifat jera umpan atau toxicant shyienens.

Tikus menjadi lebih cerdik untuk tidak lagi menyentuh trapp (jebakan) apabila satu dari kelompok terkena jebakan perangkap atau lem. Maka daya efektifitasnya system ini hanya mencapai 9% saja dari populasi tikus yang ada. Untuk itu metode trapping digunakan sebagai media pelengkap atau pembantu dari baiting system untuk pengendalian tikus tersebut.

 

  •  Metode Antisipasi Bangkai Tikus :

Sementara orang masih kuatir dengan system pengumpanan ini, takut kalau bangkai tikusnya akan tersebar dan sulit untuk dicari. Hal seperti ini sudah diperhitungkan oleh ATHA JAYA dengan system denah pengumpanan yang diterapkan sesuai dengan tata ruang gedung, menjadikan bangkai tikus lebih cepat ditemukan dan segera diambil.

 

 

Pengendalian Nyamuk Dan Lalat (Flying Pest Control)

 

Pengendalian Serangga Terbang kategori Nyamuk : Nyamuk Kebun (Culex Sp), Nyamuk Malaria (Anophelex Sp), Nyamuk demam berdarah (Aedest Aegypti). Sedangkan Serangga Terbang Kategori Lalat: Lalat rumah (Musca Domonica), Lalat Hijau (Lucina Sp), Lalat Buah.

Cara Pengendalian :

Blowing : Pengendalian dan pemberantasan hama dgn cara pengembunan halus diseluruh ruangan dengan larutan pestisida yang bersifat kontak untuk serangga terbang.

Spraying : Pengendalian dan pemberantasan dengan cara penyemprotan larutan pestisida didaerah serangga terbang yang hinggap yaitu pada dinding dan gordyn didalam ruangan. 

 

Insect Baiting : Pengendalian dan pemberantasan hama dgn cara menggunakan umpan yang mengandung perangsang bau dan perangsang warna / penarik yang bersifat contact dan sistemik, untuk serangga terbang (lalat). Pengumpanan biasanya diletakkan pada lokasi yang menyebabkan timbulnya penyebaran hama.

Fogging : Pengendalian dan pemberantasan hama yang menggunakan system pengasapan tebal yang bersifat sistemik dan residual yang sangat efektif untuk serangga-serangga yang sulit dijangkau oleh metode spraying, blowing dan insect baiting.

 

 

 

Pengendalian Kecoa dan Semut (Crawling Pest Control)

 

Pengendalian Serangga Merayap kategori Semut : Semut merah (Pharaoch Ant), Semut pohon (Lasitus Niger), Serangga merayap kategori Kecoa : Kecoa kecil / Jerman (Blatella Germanica), Kecoa besar / Amerika (Pariplaneta Americana).

Cara Pengendalian :

  • Spraying : Pengendalian dan pemberantasan dengan cara pengembunan kasar pada sisi-sisi / sudut ruangan dg larutan pestisida yang bersifat contact, khususnya untuk serangga merayap.
  • Insect Baiting : Pengendalian dan pemberantasan dengan cara pengembunan kasar pada sisi-sisi / sudut ruangan dg larutan pestisida yang bersifat contact, khususnya untuk serangga merayap.
  • Insect Vacuum : Pengendalian dan pemberantasan hama khususnya kecoa untuk mengendalikan populasi serangga merayap yang sudah ada dan bertelur sekaligus melakukan kegiatan reproduksi dan aktivitas lainnya didalam celah – celah retakan bangunan dan pada retakan keramik serta tumpukan kardus bekas maupun kardus yang masih berfungsi.

 

 

 

Pengendalian Rayap (Termite Control)

 

  •  Rayap Tanah : Melakukan soil treatment pada seluruh permukaan tanah pondasi bangunan baik dengan cara penyemprotan (Spraying) dalam bentuk larutan kimia secara merata (Pra Kontruksi) maupun dengan cara pengeboran (Pasca kontruksi) disisi kanan dan kiri seluruh pondasi. Dengan system Lateral Soil Movement yaitu penyebaran larutan kimia secara merata dan mendatar sedangkan system Vertical Soil Movement yaitu penyerapan larutan kimia sampai dgn kedalam dasar tanah. Ini akan membentuk selimut kimia / complete barrier yg memberikan perlindungan hingga usia bangunan dapat diperpanjang dan bangunan terbebas dari rayap.
  • Rayap Kayu : Melakukan timber treatment pada seluruh komponen kayu atau semua bahan yang mengandung unsur selulosa dengan cara perendaman, peleburan, penyemprotan dan juga injection termitisida bertekanan tinggi dengan menanamkan nozzle  kedalam kayu terlebih dahulu agar meresap sampai kedasar pori – pori kayu secara merata dengan menggunakan metode Extimasi Kebasahan yang berfungsi mencegah serangan rayap kayu dan membunuh rayap yang sudah menginvestasi bertahun-tahun didalam kayu.

 

 

Pengendalian Hama Gudang (Fumigation)

 

1. Hama Container :

Membasmi semua jenis serangga hama perusak kayu, rotan atau bahan lain yang siap diexport didalam container sebelum diberangkatkan menggunakan gas beracun Methyl Bromide (CH3Br) dengan durasi waktu 1 X 24 jam.

 

2. Hama Arsip :

Membasmi semua jenis serangga hama perusak kertas atau file-file arsip yang disimpan didalam gudang penyimpanan arsip dengan menggunakan gas beracun Methyl Bromide (CH3Br) atau dengan menggunakan gas beracun sulfur floride (SO2F2) dengan durasi waktu 1 X 24 - 48 jam.

3. Hama Kapal :

Membasmi semua jenis serangga hama dan tikus pada kargo kapal untuk meningkatkankualitas atau komoditi export terutama palawija dan lainnya serta meningkatkan pula kesehatan lingkungan dalam kapal.

 

4. Hama Gudang :

Membasmi semua jenis serangga hama dan tikus didalam gudang penyimpanan logistic beras, jagung, kayu, tembakau dengan menggunakan gas beracun Methyl Bromide (CH3Br) dgn durasi waktu 1 X 24 jam maupun Postoxin (PH3) dgn durasi waktu 4 X 24 jam.

Joomla! Debug Console

Session

Profile Information

Memory Usage

Database Queries