You are here: HomeFLYING PEST CONTROL

Connect With Us

Video

Tentang Kami

 PT. KHALIF PARANAMA WIJAYA adalah Jasa anti rayap surabaya, Jasa anti rayap sidoarjo, Jasa anti rayap gresik, Jasa anti rayap malang, Jasa anti rayap pasuruan, Jasa anti rayap mojokerto, Jasa anti rayap banyuwangi, Jasa pengendalian hama tikus nyamuk kecoa semut murah surabaya, Jasa pengendalian hama tikus nyamuk kecoa semut murah sidoarjo, Jasa pengendalian hama tikus nyamuk kecoa semut murah gresik, Jasa pengendalian hama tikus nyamuk kecoa semut murah mojokerto, Jasa pengendalian hama tikus nyamuk kecoa semut murah malang, Jasa pengendalian hama tikus nyamuk kecoa semut murah pasuruan, Jasa pengendalian hama tikus nyamuk kecoa semut murah banyuwangi

 Selengkapnya ...

 

 

 

FLYING PEST CONTROL (Pengendalian Nyamuk dan Lalat)

Pengendalian Serangga Terbang kategori Nyamuk : Nyamuk Kebun (Culex Sp), Nyamuk Malaria (Anophelex Sp), Nyamuk demam berdarah (Aedest Aegypti). Sedangkan Serangga Terbang Kategori Lalat: Lalat rumah (Musca Domonica), Lalat Hijau (Lucina Sp), Lalat Buah (Drosophilla, Sp).

 

 

 

  1. Hanya dalam waktu ± 8 hari telur nyamuk yang berjumlah ribuan menjadi nyamuk dewasa.
  2. Mempunyai jarak terbang 50 - 100 M melingkar.
  3. Menjadi vector penyabab penyakit malaria, demam berdarah, kaki gajah dan gatal - gatal.
 
  1. Dari telor menjadi larva hanya butuh waktu I2 jam, dari larva menjadi pupa butuh waktu 5-8 hari, dan dari pupa menjadi lalat dewasa butuh waktu 3-4 hari.
  2. total waktu yg dibutuhkan lalat utk berkembang biak dari telor yang jumlahnya mencapai puluhan bahkan ratusan hanya membutuhkan waktu ± 9 (sembilan) hari saja.

 

Cara Pengendalian :

  • Blowing / ULV (Ultra Low Volume) : Pengendalian dan pemberantasan hama dengan cara pengembunan halus berbentuk butiran embun bersifat racun super knock down sebesar 20 micron yg mampu bertahan di udara dengan sempurna khususnya di area indoor
   

 


Spraying :
  Pengendalian dan pemberantasan hama dengan cara penyemprotan residu ke dinding dengan ketinggian max I (satu) meter dan pada tanaman maupun pada vegetasi lainnya sebagai tempat reproduksi nyamuk  

 

  • Insect Baiting : Pengendalian dan pemberantasan hama dgn cara menggunakan umpan yang mengandung perangsang bau dan perangsang warna / penarik yang bersifat contact dan sistemik, untuk serangga terbang (lalat). Pengumpanan biasanya diletakkan pada lokasi yang menyebabkan timbulnya penyebaran hama.

  • Fogging : Pengendalian dan pemberantasan hama yang menggunakan system pengasapan tebal yang bersifat sistemik dan residual yang sangat efektif untuk serangga-serangga yang sulit dijangkau oleh metode spraying, blowing dan insect baiting.


  • Larviciding : pengendalian dan pemberantasan hama dengan melakukan aplikasi menggunakan serbuk larvasida khusus untuk jentik-jentik nyamuk pada area di temukannya tempat dimana air menggenang sebagai pusat atau tempat reproduksi nyamuk.